Sabtu, 14 Juni 2014

KARYA ILMIAH


Pengertian Karya Ilmiah - Karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajkan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan tertentu.
Karya tulis ilmiah dapat didefinisikan juga sebagai laporan tertulis tentang (hasil) suatu kegiatan ilmiah. Definisi yang lebih kompleks dapat dikemukakan bahwa pengertian karya tulis ilmiah adalah suatu tulisan yang membahas suatu masalah berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data yang didapat dari suatu penelitian, baik penelitian lapangan, tes laboratorium, ataupun kajian pustaka yang didasarkan pada pemikiran (metode) ilmiah yang logis dan empiris. Karya ilmiah biasanya ditulis untuk mencari jawaban mengenai sesuatu hal dan untuk membuktikan kebenaran tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan. Maka sudah selayaknyalah, jika tulisan ilmiah sering mengangkat tema seputar hal-hal yang baru (aktual) dan belum pernah ditulis orang lain.

Pengertian Krya Ilmiah menurut beberapa ahli :
A.   Brotowidjoyo (1985: 8-9) mengatakan bahwa “karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis  menurut metodologi penulisan yang baik dan benar”.
B.   Wahyu (2001: 61) mengatakan bahwa “suatu karangan dapat dikatakan ilmiah jika ia mengungkapkan suatu permasalahan dengan metode ilmiah”.
C.   Maryadi dalam Harun, dkk (2001: 14) mendefinisikan karya ilmiah yaitu “suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu permasalahan tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan”.
D.   Karya ilmiah atau tulisan ilmiah adalah karya seorang ilmuwan( yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperolehnya melalui kepustakaan,kumpulan pengalaman, penelitian, dan pengetahuan oranglain sebelumnya.(Dwiloka dan Riana, 2005:1-2)
E.   Salah satu dasar penggolongan karangan disebut oleh jones(1960), yang membagi karangan ilmiah dan karangan non-ilmiah, berdasarkan fakta yang disajikan dalam karangan itu, yaitu fakta umum dan fakta pribadi.(Haryanto dkk, 2000:7) Penggolongan bisa pula dilakukan berdasarkan metodologi penulisanya, menjadi karangan ilmiah dan karangan tidak ilmiah. Bila karangan menyajikan fakta umum maupun pribadi, namun disajikan tidak dengan metoda yang baik dan benar maka disebut karangan yang tidak ilmiah (Haryanto dkk, 2000:7)
F.   Menurut Munawar Syamsudin (1994), tulisan ilmiah adalah naskah yang membahas suatu masalah tertentu, atas dasar konsepsi keilmuan tertentu, dengan memilih metode penyajian tertentu secara utuh, teratur dan konsisten.
G.   Yamilah dan Samsoerizal (1994 : 90) memaparkan bahwa ragam karya ilmiah terdiri atasbeberapa jenis berdasarkan fungsinya. Menurut pengelompokan itu , dikenal ragam karya ilmiahseperti ; makalah, skripsi, tesis, dan disertasi.
H.   Menurut Jones ( 1960 ) karangan ilmiah dibagi menjadi dua,diantaranya
Karangan ilmiah yang ditujukan kepada masyarakat tertentu ( profesional ) yang biasanya bersifat karya ilmia tinggi yang disebut dengan istilah karya ilmiah.
Karangan ilmiah yng ditujukan kepada masyarakat umum yang disebut dengan istilah karangan ilmiah populer.

Tujuan Karya Ilmiah
Ø  Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
Ø  Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
Ø  Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
Ø  Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
Ø  Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.
Manfaat Karya Ilmiah
Ø  Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
Ø  Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
Ø  Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
Ø  Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
Ø  Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
Ø  Memperoleh kepuasan intelektual;
Ø  Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
Ø  Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Karakteristik karangan ilmiah menurut beberapa pendapat ahli sebagai berikut:
a.           Tatang (2006:1) sifat-sifat karya tulis yang membedakannya dengan karya non-ilmiah yaitu:
Ø  karangan atau tulisan,
Ø   dalam bidang ilmu tertentu,
Ø  berlandaskan fakta-fakta obyektif dan atau hasil penalaran
Ø  berupa hasil penelitian, kajian literatur, dan atau pemikiran,
Ø  yang disusun secara sistematis,
Ø  dalam ragam karangan ilmiah atau ilmiah populer,
Ø  disajikan dengan bahasa yang baik dan benar.

b.           Sedangkan karakteristik karya tulis ilmiah menurut Soeparno (1997: 51) adalah sebagai berikut:
Ø  Masalah diungkapkan dan dipecahkan secara ilmiah. Pengetahuan ilmiah (disebut pula ilmu) adalah pengetahuan yang disajikan secara sistematis. Itu sebabnya, karangan ilmiah mesti berisi pengetahuan yang dikemukakan secara sistematis.
Ø  Landasan kesistematisannya terletak pada penggunaan pola pikir logis, fakta atau evidensi yang terpercaya, serta analisis yang obyektif.
Ø  Mengungkapkan pendapat berdasarkan fakta agar tidak terjerumus ke dalam subyektivitas.
Ø  Bersifat tepat, lengkap, dan benar. Itu sebabnya, sebelum menulis, kita mesti meneliti tepat-tidaknya masalah yang akan dikemukakan, baik dari segi permasalahannya maupun bidang ilmiahnya.
Ø  Bagian-bagian tulisan dikembangkan secara runtut, sistematis, dan logis agar tulisan yang dihasilkan membentuk kesatuan (kohesif) dan kepaduan (koheren).
Ø  Bersifat tidak memihak (obyektif). Aspek pribadi atau emosional sebaiknya ditinggalkan, karena akan membuat tulisan kita diwarnai prasangka atau kepentingan pribadi sehingga kadar keilmiahannya menjadi pudar.


c.            Menurut Haryanto dkk (200:7) ciri karangan ilmiah meliputi:
Ø   Menyajikan fakta objektif secara sistematis
Ø  Pernyataanya cermat, tepat, tulus, dan benar serta tidak memuat terkaan.
Ø  Penulisanya tidak mengejar keuntungan pribadi
Ø   Penyusunanya dilaksanakan secara sistematis, konseptual, dan procedural
Ø  Tidak memuat pandangan-pandangan tanpa kandungan fakta
Ø  Tidak emotif menonjolkan perasaan
Ø  Tidak bersifat argumentatif, tetapi kesimpulanya terbentuk atas dasar fakta

d.           Dwiloka dan Riana (2005:4-5) sifat karangan ilmiah ialah:
Ø  Lugas dan tidak emosional
Ø  Logis
Ø   Efektif
Ø   Efisien
Ø   Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baku.

Jenis karangan ilmiah adalah sebaagai berikut:
a.       Artikel
     Artikel adalah tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan kadang-kadang kontroversial dengan tujuan untuk memberitahu (informatif) mempengaruhi, menyakinkan (persuasif argumentatif), dan menghibur khalayak pembaca (Sumadiria, 2004:1 dalam buku Heri Juahari, 2009:137)
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2001:66), “Artikel adalah karya tulis lengkap, misalnya laporan berita atau esai di majalah, surat kabar, dan sebagainya.” Artikel merupakan salah satu karya tulis ilmiah yang paling sederhana (Heri Juahari, 2009:137)
b.    Resensi
     Menurut Keraf (1997:274) dalam buku Heri Juahari, (2009:144). Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai sebuah hasil karya atau buku. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.
c.    Makalah
     Makalah adalah karya tulis yang bersifat resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan dimuka umum dalam suatu perhidangan yang sering disusun untuk diterbitkan (KBBI, 2001:700). Makalah merupakan karya ilmiah yang pendek dibanding karya-karya ilmiah lainnya (Heri Juahari, 2009:149)
     Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris objektif menurut Arifin (2003: 1) dalam buku Dwiloka dan Riana (2005:5).
d.   Skripsi
     Skripsi adalah karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa strata satu (S1) sebagai salah satu syarat untuk medapatkan gelar sarjana Heri Juahari (2009:182). Skripsi merupakan salah satu syarat bagi mereka yang akan mendapatkan gelar akademik dalam salah satu bidang ilmu yang menjadi keahliannya dalam program studi yang dipilihnya (Bisri, 2003) dalam buku Heri Juahari, (2009:183). Skripsi menurut Arifin (2003:1) dalam buku Dwiloka dan Riana (2005:6) adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris objektif, baik berdasarkan penelitian langsung (obervasi lapangan, atau percobaan di laboratorium) maupun penelitian tidak langsung (studi kepustakaan).
e.    Tesis
     Tesis adalah karya ilmiah yang dibuat sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar magister (Heri Juahari, 2009:185). Menurut Arifin (2003:1) dalam buku Dwiloka dan Riana (2005:6) tesis adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri untuk melengkapi syarat guna memperoleh gelar magister (S2).
f.     Disertasi
     Menurut Arifin (2003:1) dalam buku Dwiloka dan Riana (2005:7) disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang terinci. Jika temuan orisinil ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulisnya berhak menyandang gelar doktor (S3).




Sistematika Penulisan Karya Ilmiah
Bagian Pembuka
-          Cover
-          Halaman judul.
-          Halaman pengesahan.
-          Abstraksi
-          Kata pengantar.
-          Daftar isi.
-          Ringkasan isi.
Bagian Isi
     Pendahuluan
-          Latar belakang masalah.
-          Perumusan masalah.
-          Pembahasan/pembatasan masalah.
-          Tujuan penelitian.
-          Manfaat penelitian.
     Kajian teori atau tinjauan kepustakaan
-          Pembahasan teori
-          Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan
-          Pengajuan hipotesis
     Metodologi penelitian
-          Waktu dan tempat penelitian.
-          Metode dan rancangan penelitian
-          Populasi dan sampel.
-          Instrumen penelitian.
-          Pengumpulan data dan analisis data.
     Hasil Penelitian
-          Jabaran varibel penelitian.
-          Hasil penelitian.
-          Pengajuan hipotesis.
-          Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.
     Bagian penunjang
-          Daftar pustaka.
-          Lampiran- lampiran antara lain instrumen penelitian.
-          Daftar Tabel

Sumber                        :


Sabtu, 07 Juni 2014

LAPORAN BUKU SISTEM BASIS DATA

LAPORAN BUKU SISTEM BASIS DATA

A.     Latar Belakang
Basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai tempat berkumpul, markas atau sarang, sedangkan data suatu fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti kaset ( lagu, penyanyi, pencipta dan lain-lain ) atau kendaraan (mobil, motor, bus, dan lain-lain). Basis data dan lemari kaset memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama, yaitu pengaturan, kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan suatu objek.
Pengaturan yang dilakukan pada lemari kaset merupakan pengaturan secara manual di mana pengaturan tersebut dapat diaplikasikan dalam ke dalam suatu data abstrak yang berisi karakteristik dari suatu kaset dan disimpan didalam suatu basis data atau tempat penyimpanan data tau file. Sehingga perbedaannya ada pada media penyimpanannya. Basis data menggunakan media penyimpanan elektronis sedangkan kaset menggunakan lemari untuk media penyimpanannya. Perbedaan ini akan mengakibatkan perbedaan-perbedaan lainnya seperti jenis metode / cara yang digunakan dalam upaya penyimpanan atau jumlah yang akan disimpan. Sebuah basis data dapat dipandang sebagai suatu jenis filing cabinet elektronik yang disebut juga sebuah tempat penyimpanan untuk files data yang terkomputerisasi.

B.   Tujuan
Tujuan dari penulisan karya ini adalah untuk:
1.      Memberikan pengetahuan tentang apa itu sistem , system database.
2.      Agar pembaca mengetahui apa saja komponen utama sistem basis data.
3.      Pembaca mengerti tentang abstraksi data , bagian – bagian penyusun abstraksi data , dan gambaran hubungannya.
4.      Menjelaskan manfaat sistem basis data.

C.     Manfaat
Manfaat dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk:
1.      Memberikan penjelasan tentang Sistem Basis Data
2.      Menggambarkan dengan jelas gambaran hubungan abstraksi data



1. Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasimateri atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.

2. Pengertian Sistem Basis Data
SISTEM DATABASE adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

3.  Komponen Utama Sistem Basis DatA
Komponen Utama Database
Untuk membuat suatu database kalian harus mengetahui komponen-komponen apa saja yang diperlukan dalam membuat database. Untuk itu saya akan memberitahu komponen-komponen dasar apa saja yang dibutuhkan dalam membuat database.

1. Perangkat Keras (Hardware)
2. Sistem Operasi (Operating System)
3. Basis Data (Database)
4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Bisnis Data (DBMS)
5. Pemakai (User)
6. Aplikasi (perangkat lunak) lain (bersifat opsional)[2]

-Perangkat Keras ( Hardware )
Perangkat keras yang dibuthkan dalam pengolaan database berupa computer beserta kelengkapannya seperti monitor, memory, keyboard, mouse dan lain-lain.

-Data
Komponen yang akan diolah sehingga bernilai informasi dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan.

-Perangkat Lunak ( Sotware )
Aplikasi yang digunakan untuk mengelola database misalnya Visual Basic

-Pengguna ( User )
Pengguna atau user ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu
1.    Database Manager
2.    Database administrator ( DBA )
3.    Database User

Nah database user ini juga dibagi menjadi
beberapa macam yaitu
* Programer Aplikasi
* User Mahir
* User Umum
* User Khusus

Ini adalah pengertian – pengertian
dari Pengguna ( User ) dia atas :

1.    Database Manager
Modul program menyediakan antar muka ( Interves ) antara penyimpanan data tingkat rendah dalam databasedengan program aplikasi dan query yang diajukan system database.
2.    Database Administrator
Orang yang mempunyai kekuasaan sebagai pusat pengontrol terhadap seluruh system baik data maupun program yang  mengakses data.
3.    Database User
Pemakai database berdasarkan cara berinteraksi terhadap system.
database user ini juga dibagi menjadi  beberapa macam yaitu

•    User Mahir
Pemakai yang berinterkasi  terhadap system database menggunkan fasilitas query yang telah disediakan  oleh DBMS dan telah mahir mengggunakannya.
•    User Umum
Pemakai yang tidak berpengalaman, berinteraksi dengan system database tanpa menulis program dan query, tapi hanya menjalankan program- program aplikasi yang dibuat oleh Programer Aplikasi.
•    User Khusus
Pemakai yang menulis aplikasi data secara traditional, tetapi untuk keprluan khusus, sperti untuk aplikasi Artificial Intelegen, system pakar, pengolahan dll.


- Program Aplikasi

Seorang prefesional computer  yang berinteraksi terhadap system Database dengan penulis program dan menggunakan Data Manipulation Language ( DML ) yang dibuat bahasa pemrograman seperti , bahasa c, pascal cobol, dll. Program – program yang dibuatnya disebut dengan program aplikasi.

D.  Abstraksi Data
Salah satu tujuan dari DBMS adalah untuk menyediakan fasilitas/antarmuka (interface) kepada user.untuk itu system tersebut akan menyembunyikan detail tentang bagaimana data disimpan dan dipelihara, sehingga data yang terlihatoleh user sebenarnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik.
Abstraksi data merupakan tingkatan-tingkatan pengguna dalam memandang bagaimana sebenarnya data diolah dalam sebuah sistem database sehingga menyerupai kondisi yang sebenarnya dihadapi oleh pengguna sehari-hari. Sebuah DBMS seringkali menyembunyikan detail tentang bagaimana sebuah data disimpan dan  dipelihara (diolah) dalam sebuah sistem database, dengan tujuan untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan DB tersebut. Karena itu seringkali data yang terlihat oleh pemakai sebelumnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik.

E.   Penyusun Abstraksi Data

Terdapat 3 level abstraksi :
1. Level Fisik (Physical Level)
Lapis fisik merupakan lapis terendah, lapis ini menjelaskan bagaimana (how) data sesungguhnya disimpan. Pada lapis inilah struktur data dijabarkan secara rinci.
2. Level Logik / Konseptual (Conceptual Level)
Lapis konseptual lebih tinggi dari lapis fisik. Lapis ini menjabarkan data apa (what) saja yang sesungguhnya disimpan pada basisdata, dan juga menjabarkan hubungan-hubungan antardata secara keseluruhan. Seorang pengguna dalam level ini dapat mengetahui bahwa data mahasiswa disimpan pada tabel mahasiswa, tabel krs,      tabel transkrip dan lain sebagainya. Level ini biasa dipakai oleh DBA.
3. Level Penampakan/pandangan (View Level)
Lapis pandangan merupakan lapis tertinggi pada abstraksi data. Pada lapis ini pengguna hanya mengenal struktur data yang sederhana, yang berorientasi pada kebutuhan pengguna. Data yang dikenal oleh masing-masing pengguna bisa berbeda-beda dan barangkali hanya mencakup sebagian dari basis data.
Misalnya: Bagian keuangan hanya membutuhkan data keuangan, jadi yang digambarkan hanya pandangan terhadap data keuangan saja, begitu juga dengan bagian akuntansi, hanya membutuhkan data akuntansi saja. Jadi tidak semua pengguna database membutuhkan seluruh informasi yang terdapat dalam database tersebut.


F. Manfaat Sistem Basis Data

Manfaat SBD:

  1. Kemandirian data
  2. Akses Data efisien
  3. Integritas dan keamanan data
  4. Administrasi data
  5. Akses Konkruen dan Crash Recovery
  6. Waktu Pengembangan aplikasi terkurangi [6]


Minggu, 27 April 2014

Analisa aplikasi mengenai informasi jenis burung berbasis Android.

1.1     Latar Belakang Masalah
Dengan berkembangnya teknologi sekarang ini banyak  ide dan pemanfaatan pemrograman di berbagai bidang.Perkembangan teknologi computer sebagai alat komunikasi dewasa ini sangatlah pesat, hal tersebut sangatlah membantu dalam kegiatan yang bersifat dinamis untuk orang-orang yang ingin mencari referensi dan inspirasi.
Sehubungan dengan kemudahan dalam mencari informasi melalui apapun,bahkan dengan hanya menggunakan aplikasi dari sebuah gadget yang bersistem android,dari itu biasa mendapatkan informasi tanpa menggunakan jaringan internet.
Penulisan ini mengetengahkan suatu modul tentang informasi.Karena penulisan ini mengenai nama burung peliharaan berdasarkan karakteristiknya. Maka dari aplikasi ini nantinya akan berguna untuk memberikan referensi bagi pengguna yang ingin mengetahui karakteristik-karakteristik dari burung tersebut. Aplikasi ini memberikan informasi tentang karakteristik pada burung seperti cara pemeliharaaannya,makanannya dan yang lainnya.Sehubung itu juga dengan banyaknya sekarang penggunaan gadget yang beroperasikan sistem android.




1.2     Batasan Masalah
Aplikasi ini dibatasi hanya berisi informasi tentang jenis-jenis burung peliharaan.Dimana dari salah satu jenisnya berisi penjelasan tentang burung tersebut dan gambarnya.

1.3     Tujuan Penulisan
Tujuan yang ingin dicapai dari penulisan ilmiah ini adalah merancang dan membuat aplikasi informasi mengenai burung-burung peliharaan yang berbasis android. Yang akan memberikan informasi untuk orang yang ingin mengetahui jenis-jenis burung peliharaan dan bagaimana karakteristiknya.

1.4     Metode Penulisan
Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode studi pustaka. Dimulai dari pengumpulan data-data tentang Android, informasi dan nama-nama burung.
Spesifikasi perangkat keras  yang digunakan penulis dalam pembuatan aplikasi ini adalah Prosesor Intel(R) Celeron(R) CPU B815 @ 1.60 GHz, VGA 512 Mb, Ram 2GB dan Monitor  Generic PnP Monitor
Spesifikasi yang dibutuhkan untuk perangkat lunak yaitu adt 8.01, Eclipse Galileo, Android SDK 8/9, sistem operasi windows 7 ultimate.
Selain itu penulis juga melakukan langkah-langkah penelitiannya itu pengumpulan dan analisis data, perancangan, pemrograman serta uji coba dan implementasi.
Dalam pengumpulan dan analisis data, metode yang digunakan oleh penulis adalah metode observasi, yaitu dengan menggunakan fasilitas internet serta buku- buku yang berhubungan dengan pengetahuan tentang burung peliharaan.

Minggu, 24 November 2013

Tugas Softskill membuat Penulisan ilmiah.


JUDUL : 

Perancangan Program Penjualan Buku Secara Tunai Pada Toko Buku, Menggunakan Microsoft Visual Foxpro 9.0.

1. Latar Belakang.

Abad ke-21 merupakan zaman dimana kemajuan di bidang teknologi informasi menjadi kian pesatnya. Zaman tersebut merupakan zaman globalisasi di mana manusia sebagai objek dari kemajuan teknologi tidak terbatas lagi oleh ruang dan waktu. Seiring dengan perkembangan zaman, maka akan semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi. Tantangan zaman ini tidak terlepas dari kemampuan sumber daya manusia terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendasarinya, tetapi juga harus diikuti pula dalam bentuk partisipasi sehingga tidak terseret arus globalisasi dan tidak hanya menjadi penonton atau konsumen dari perkembangan globalisasi dan pesatnya dunia teknologi.
Mahasiswa sebagai objek dunia pendidikan diharapkan menjadi mahasiswa yang dinamis, kreatif, inovatif, dan aplikatif dalam memahami ilmu yang didapat pada masa perkuliahan. Sehingga dari merekalah nantinya akan menyumbang penemuan dari suatu gagasan baru. Mengetahui akan peran mahasiswa di bidang ilmu pengetahuan, sebagai mahasiswa jurusan sistem informasi Universitas Gunadarma, penulis bermaksud merealisasikan ide atau gagasan yang akan direalisasikan menjadi pembuatan program.


2.  Manfaat Teorotis untuk Jurusan.

Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan :

  • Dapat mempermudah pekerjaan didalam penjualan buku secara tunai.
  • Pembaca juga dapat mengetahui cara membuat program menggunakan microsoft visual foxpro               9.0 dengan sistem operasi windows xp professional.
  • Dapat menghasilkan laporan yang berupa laporan data buku, laporan data kasir, bukti transaksi,               dan laporan transaksi penjualan buku perperiode.

3.  Manfaat Akademis untuk Masyarakat

Manfaat aplikasi bagi masyarakat umum yaitu :

  • Dapat mengetahui penggunaan aplikasi Visual foxpro pada OS Windows XP.
  • Mempermudahkan bagi pembeli buku secara tunai.
  • Mendapatkan data yang akurat mengenai laporan data buku tersebut.

4.  Teori.

Pengertian Program

Menurut Hartono (1995:1) “Program merupakan salah satu bentuk dari berbagai macam jenis aplikasi yang dipergunakan dalam bidang bisnis ataupun dalam bidang ilmiah yang berguna untuk menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan”.
         Dalam membuat suatu program yang baik, maka harus dibuat langkah-langkah pokok pembuatan program secara umum, yaitu :
a. Mendefinisikan Masalah
b. Membuat Flowchart
c. Membuat Program
d. Melakukan Test Program
e. Membuat Dukumentasi Program

Struktur Data Program

     Visual Foxpro
            Visual Foxpro 9.0 adalah sistem manajemen database ( DBMS/ Database Management Sistem ) Elektronika yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengambil dan menampilkan data. Visual foxpro dalam bahasa pemprograman visual yang berorientasi pada objek (Object Oriented Programing / OOP ) dan juga sebagai sistem manajemen Database Relation ( RDBMS )


Peralatan Pendukung
Normalisasi
            Menurut Tata Sutabri (1999:120) Normalisasi adalah “proses pengelompokan elemen data kedalam bentuk tabel yang menyatakan entitas- entitas hubungan mereka sehingga terwujud satu bentuk yang memudahkan adanya perubahan dengan dampak sekecil mungkin”.

Bagan Alir ( Flowchart )
            Menurut HM. Jogiyanto (2005:802) memberikan pendapat “didalam pembuatan suatu program, alangkah baiknya kalau terlebih dahulu dibuatkan logika atau urutan-urutan instruksi program tersebut dalam suatu diagram. Diagram inilah yang disebut dengan diagram alur atau Flowchart”.

Struktur Kode
            Menurut HM. Jogiyanto (2005:384) “Struktur kode adalah suatu bentuk struktur yang berfungsi untuk mempermudah dan mengklarifikasikan data”. Tujuan pembuatan struktur kode dalam perancangan program berfungsi untuk mempermudah mengklarifikasi data, memasukannya dalam komputer dan untuk mengambil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya.

HIPO ( Hierarchy Plus Input process output )
            Diagram yang menjelaskan suatu tingkatan atau level dari menu-menu dan sub menu sehingga memperjelas suatu hirarki pada program.

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM

      Analisa Perancangan

   Spesifikasi Rancangan Program
Dalam spesifikasi program ini, penulis menjelaskan tentang spesifikasi bentuk masukan dan keluaran yang digunakan dalam rancangan program.

 Normalisasi File
            Normalisasi file pada perancangan program dalam pembuatan penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut

 Spesifikasi File
            Spesifikasi yang terdapat dalam perancangan program ini merupakan kumpulan data yang berasal dari dokumen masukan ( input ), data tersebut diproses untuk mendapat hasil guna menunjang kerja dari pembuatan program penjualan buku yang diinginkan nama database yang dipakai dalam program penjualan Buku ini adalah Toko buku. Adapun penjualan dari spesifikasi tabel tersebut adalah sebagai berikut
 
   Spesifikasi Program
         Dalam pembahasan spsesifikasi program dijelaskan cara kerja program agar lebih mudah memahaminya, serta melihat bagaimana prosedur program penjualan ini dijalankan sesuai dengan ketentuannya. Adapun penjelasan mengenai spesifikasi program tersebut.

  Flowchart
            Untuk menuliskan program pertama kali harus di temukan langkah-langkah yang harus diambil terlebih dahulu. Sebelum pembuatan program harus dibuat terlebih dahulu prosedur urutan langkah-langkahnya. Flowchart adalah bentuk-bentuk standar yang digunakan dalam penggambaran suatu algoritma.









Selasa, 29 Oktober 2013

INDUSTRI KREATIF

Jersey tim sepakbola/futsal.
Latar belakang
Pada jaman kini sepak bola sudah menjadi kegemaran banyak orang di seluruh dunia, bukan hanya kaum pria, sekarang wanita wanita serta anak anak pun juga menggemarinya. Diantara para penggemar biasanya mempunyai satu atau beberapa tim kesayangan. Oleh karena itu saya melihat adanya peluang usaha disana untuk membuat kaos/jersey tim sepakbola di dunia, dengan menggunakan bahan yang berkualitas tentunya. Pada jersey tersebut, pelanggan bisa memesan nomer punggung serta nama punggung yang di inginkan pelanggan. Dengan peluang itu saya bisa menjadikan industry kreatif.
Segmentasi
Jersey tim sepakbola dunia pastinya akan mendapat daya tarik dari para penggemar bola, karena juga di Indonesia banyak sekali masyarakat yang menggemari sepakbola. Karena saya akan membuat desain yang unik dan kreatif tergantung permintaan pelanggan. Dan juga saya jual dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat agar dapat dibeli oleh semua kalangan.
Manajemen
Dengan membangun usaha ini, saya mungin akan mempekerjakan beberapa karyawan, khususnya yang ahli dan kreatif dalam mendesain jersey. Nantinya produk kami akan dipasarkan dengan menempatkan kios atau toko. Jadi pelanggan yang akan datang dan mendesain jersey yang dia inginkan. Tapi kami juga bisa memasarkan dengan media online, tetapi pelanggan hanya bisa memesan jersey yang sudah terdesain.
Iklan/poster