Kamis, 25 April 2013
PERILAKU PRODUSEN
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan tugas Makalah softskill ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul PERILAKU PRODUSEN .
Makalah ini berisikan tentang informasi PENGERTIAN PERILAKU PRODUSEN atau yang lebih khususnya membahas penerapan produsen pada masyarakat, faktor produksi , produksi optimal . Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang perilaku produsen .
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Salam gregettttt !!!
Faktor produksi
faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang dan jasa. Pada awalnya, faktor produksi dibagi menjadi empat kelompok. Namun pada perkembangannya, faktor sumber daya alam diperluas cakupannya menjadi seluruh benda tangible, baik langsung dari alam maupun tidak, yang digunakan oleh perusahaan, yang kemudian disebut sebagai faktor fisik (physical resources). Selain itu, beberapa ahli juga menganggap sumber daya informasi sebagai sebuah faktor produksi mengingat semakin pentingnya peran informasi di totalkan saat ini.(Griffin R: 2006) Secara total, saat ini ada lima hal yang dianggap sebagai faktor produksi, yaitu tenaga kerja (labor), modal (capital), sumber daya fisik (physical resources), kewirausahaan (entrepreneurship), dan sumber daya informasi (information resources).
Sumber daya fisik
Faktor produksi fisik ialah semua kekayaan yang terdapat di barang mentah lainnya yang dapat digunakan dalam proses produksi. Faktor yang termasuk di dalamnya adalah tanah,air dan bahan mentah lainnya.
Tenaga kerja
Tenaga kerja merupakan faktor produksi yang secara langsung maupun tidak langsung menjalankan kegiatan produksi. Faktor produksi tenaga kerja juga dikategorikan sebagai faktor produksi asli. Dalam faktor produksi tenaga kerja, terkandung unsur , pikiran, serta kemampuan yang dimiliki oleh tenaga kerja. Oleh karena itu, tenaga kerja dapat dikelompokan berdasarkan (kemampuan dan keahlian) dan
berdasarkan sifat kerjanya.
Berdasarkan kualitasnya, tenaga kerja dapat dibagi menjadi tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terampil, dan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih. Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan tertentu sehingga memiliki keahlian di bidangnya,, insinyur,, dan ahli hukum. Tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang memerlukan kursus atau latihan bidang-bidang keterampilan tertentu sehingga terampil di bidangnya. Misalnya tukang listrik, montir, tukang las, dan sopir. Sementara itu, tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja yang tidak membutuhkan pendidikan dan latihan dalam menjalankan pekerjaannya. Misalnya tukang sapu, pemulung, dan lain-lain.
Berdasarkan sifat kerjanya, tenaga kerja dibagi menjadi tenaga kerja rohani dan tenaga kerja jasmani. Tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang menggunakan pikiran, rasa, dan karsa. Misalnya ,editor, konsultan, dan pengacara. Sementara itu, tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang menggunakan kekuatan fisik dalam kegiatan produksi. Misalnya tukang las, pengayuh becak, dan sopir.
Modal
Yang dimaksud dengan modal barang atau peralatan yang dapat digunakan untuk melakukan proses produksi. Modal dapat digolongkan berdasarkan sumbernya, bentuknya, berdasarkan pemilikan, serta berdasarkan sifatnya. Berdasarkan sumbernya, modal dapat dibagi menjadi dua: modal sendiri dan modal asing. Modal sendiri adalah modal yang berasal dari dalam perusahaan sendiri. Misalnya setoran dari pemilik perusahaan. Sementara itu, modal asing adalah modal yang bersumber dari luar perusahaan. Misalnya modal yang berupa pinjaman.
Berdasarkan bentuknya, modal dibagi menjadi. Modal konkret adalah modal yang dapat dilihat secara nyata dalam proses produksi. Misalnya. Sedangkan yang dimaksud dengan modal abstrak adalah modal yang tidak memiliki bentuk nyata, tetapi mempunyai nilai bagi perusahaan. Misalnya, nama baik, dan hak merek.
Berdasarkan pemilikannya, modal dibagi menjadi modal individu dan modal masyarakat. Modal individu adalah modal yang sumbernya dari perorangan dan hasilnya menjadi sumber pendapatan bagi pemiliknya. Contohnya adalah rumah pribadi yang disewakan atau bunga tabungan di bank. Sedangkan yang dimaksud dengan modal masyarakat adalah modal yang dimiliki oleh pemerintah dan digunakan untuk kepentingan umum dalam proses produksi. Contohnya umum milik pemerintah, jalan, jembatan, atau pelabuhan.
Terakhir, modal dibagi berdasarkan sifatnya: modal tetap dan modal lancar. Modal tetap adalah jenis modal yang dapat digunakan secara berulang-ulang. Misalnya mesin-mesin dan bangunan pabrik. Sementara itu, yang dimaksud dengan modal lancar adalah modal yang habis digunakan dalam satu kali proses produksi. Misalnya, bahan-bahan baku.
Faktor kewirausahaan adalah keahlian atau keterampilan yang digunakan seseorang dalam mengkoordinir faktor-faktor produk
Sumber daya informasi
Sumber daya informasi adalah seluruh data yang dibutuhkan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya. Data ini bisa berupa ramalan kondisi pasar, pengetahuan yang dimiliki oleh karyawan, dan data-data ekonomi lainnya.
Least Cost Combination adalah menentukan kombinasi input mana yang memerlukan biaya terendah apabila jumlah produksi yang ingin dihasilkan telah ditentukan. ISoquant atau Isoproduct Curve adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara berbagai kemungkinan kombinasi 2 input variable dengan tingkat putput tertentu. Dalam hal ini pengusaha masih dapat menghemat biaya untuk menghasilkan produk tertentu selama nilai input yang digantikan atau disubstitusi masih lebih besar dari nilai input yang menggantikan atau yang mensubstitusi. Jadi, selama DX2.P2 > DX1.P1 maka penggantian DX2 oleh DX1 masih menguntungkan.
Penggunaan kombinasi factor produksi dengan menggunakan biaya yang paling murah. Syarat LCC: MRTS (marginal rate of technical substitution), bila menambah salah satu input maka mengurangi penggunaan input.
Dalam rangka untuk menentukan kombinasi terbaik dari modal dan tenaga kerja untuk menghasilkan output itu, kita harus mengetahui jumlah dana tersedia untuk produsen untuk dibelanjakan pada masukan dan juga harga masukan. Anggaplah bahwa produsen telah dipelepasannya. 10.000 untuk dua input, dan bahwa harga dari dua masukan sebagai. 1000 per unit modal dan. 200 per unit tenaga kerja. Perusahaan akan memiliki tiga kemungkinan alternatif sebelumnya.
1. Untuk menghabiskan uang hanya pada modal dan aman 10 unit itu.
2. Untuk menghabiskan jumlah tersebut hanya pada tenaga kerja dan mengamankan 50 unit tenaga kerja.
3. Untuk menghabiskan jumlah tersebut sebagian pada modal dan sebagian pada tenaga kerja.
Garis harga faktor juga dikenal sebagai garis isocost karena mewakili berbagai kombinasi input yang dapat dibeli untuk jumlah uang yang diberikan dialokasikan. Kemiringan garis harga faktor menunjukkan rasio harga modal dan tenaga kerja yaitu. 1:5.
Dengan menggabungkan isoquant dan garis harga faktor, seseorang dapat mengetahui kombinasi optimal faktor-faktor yang akan memaksimalkan output
KESIMPULAN
faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang dan jasa. Pada awalnya, faktor produksi dibagi menjadi empat kelompok, yaitu Tenaga kerja,Modal, SDM,dan wirausahawan.
Produksi adalah segala sesuatu yang secara langsung maupun tidak langsung ditunjukkan untuk menghasilkan barang dan jasa atau mempertinggi faedah barang guna memenuhi kebutuhan manusia. Produksi optimal dikaitkan dengan penggunaan factor produksi untuk memproduksi output tertentu, posisi optimal ini dicapai dimana tidak dimungkinkan untuk meningkatkan output tanpa mengurangi produksioutput yang lain. Tingkat produksi optimal atau Economic Production Quantitiy (EPQ) adalah sejumlah produksi tertentu yang dihasilkan dengan meminimumkan total biaya persediaan
Least Cost Combination adalah menentukan kombinasi input mana yang memerlukan biaya terendah apabila jumlah produksi yang ingin dihasilkan telah ditentukan. Penggunaan kombinasi factor produksi dengan menggunakan biaya yang paling murah..
Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Faktor_produksi
Griffin R. 2006. Business. New Jersey: Pearson Education.
paperusadvance.blogspot.com
http://idadwiw.wordpress.com/2012/06/30/produksi-optimal-dan-least-cost-combination/
http://dhikaprantama.blogspot.com/2012/05/hubungan-anatra-pertumbuhan-ekonomi.html
http://faiza-ulfa.blogspot.com/2012/06/hubungan-antara-pertumbuhan-ekonomi.html
Kamis, 03 Januari 2013
tugas softskill
word.office.live.com/wv/WordView.aspx?FBsrc=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fattachments%2Fdoc_preview.php%3Fmid%3Did.315275028582454%26id%3D0b94c9f35aada48d5f6adfef2fd8874e%26metadata&access_token=100000092448943%3AAQAIuZP9JSGJBkyM&title=Tugas+Softskill+ka37
maaf ibu, ini saya pake link, soalnya kalo di blog flowchart nya error ga kebuka.
maaf ibu, ini saya pake link, soalnya kalo di blog flowchart nya error ga kebuka.
Kamis, 28 Juni 2012
Manusia dan Tanggung Jawab
PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Contoh Orang Bertanggung Jawab :
Contoh tanggung jawab dalam kehidupan sehari hari pada umumnya adalah keluarga, misalnya tanggung jawab orang tua terhadap anaknya, sebagai orang tua penting untuk mendidik anak dengan sebaik baiknya yaitu salah satunya dengan memberikan tugas tugas kecil seperti belajar, kaka di tugaskan menjaga adik, membantu ibu dirumah, dan melakukan hal baik lainnya. Dengan begitu anak akan tertanam rasa tanggung jawab untuk melakukan sesuatu hal dengan inisiatif.
Tidak hanya tanggung jawab orang tua terhadap anak tetapi yang penting juga dalam keluarga adalah tanggung jawab antara suami dan istri, tanggung jawab seorang suami adalah berkerja untuk menafkahkan istri, menjaga istri, menjaga silahturahmi terhadap istri maupun keluarga istri, dan yang paling terpenting adalah menjadi kepala rumah tangga dengan sebaik baiknya. Begitupun dengan tanggung jawab seorang istri yaitu melayani suami, menaati perintah suami, mengolah hasil pekerjaan suami seperti memasak makanan, mendidik anak dengan sebaik baiknya.
Tanpa adanya rasa tanggung jawab yang besar dalam rumahtangga tentu akan sangat berpengaruh buruk, dan tidak akan ada keharmonisan dalam keluarga. Oleh karena itu tanggung jawab adalah hal yang penting dalam rumah tangga dan harus terus dilaksanakan maka dengan begitu akan tercipta kehidupan yang harmonis dan tentram.
MACAM – MACAM TANGGUNG JAWAB
- Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengambangkan kepribadian sebagai manusia prbadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan menganai dirinya sendiri menunrut sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral namun manusia juga seorang pribadi. Karena merupakan seorang pribadi manusisa mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri angan angan sendiri sebagai perwujudan dari pendapat perasaan dan angan angan masnusia berbuat dan bertindak.
Contoh wiranto adalah seorang mahasiswa yang sedang menghadapi UTS, agar wiranto mendapatkan nilai yang memuaskan tantunya wiranto haruslah belajar dengan giat karna itu sudah menjadi tanggung jawab kepada diri sendiri
1. Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan Masyarakat kecil, keluarga terdiri dari suami-istri , ayah ibu dan anak anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkun nama baik keluarga tapi ketangung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan pendidikan dan kehidupan.
Contoh : seorang ibu anaknya sedang sakit parah, yang sudah seharusnya dilakukan oleh sang ibu adalah dengan mengobati anaknya dengan membawa anaknya kerumah sakit atau kepukesmas karana itu sudah menjadi tanggung jawab ibu kepada anaknya.
2. Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusai tidak bisa hidup tanoa bantuan omanusia lain, sesua dengan kedudukannya sebagai mahluk social. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga mdengan demikian manusia disisni merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat lain agat dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkat lkau dan perbuatannya harus dipertaggung jawabkan kepada masyarakat.
Contoh : arif adalah kepala rumah tangga yang mendapat undangan untuk menghadiri kerja bakti bersih bersih bersama besok oleh ketua RT di daerah tempat tinggalnya, sudah menjadi tanggung jawab arif untuk menghadiri undangan tersebut karna itu sudah menjadi tanggung jawab terhadap kemasyarakatan.
3. Tanggung Jawab Terhadap Bangsa/Negeri
Bahwa setiap manusia adalah warga Negara suatu Negara dalam berpikir, berbuat, bertindak, ertingkah laku manusia terikat oleh norma norma atau ukuran ukuran yang dibuat oleh Negara. Manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
Contoh : Seseorang aparatur negara rela mengorbankan jiwa dan raga nya terhadap bangsa nya karena merupakan tanggung jawabnya terhadap negara/bangsa.
4. Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga dikatakan tindakan manusia tidak lepas dari hukuman hukuman Tuhan. Yang diruangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukuman hukuman tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika perungatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraikan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah perintah Tuhan. Berarti menginggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan terhadap Tuhan sebagai penciptanya. Bahkan untuk memenuhi tanggungjawabnya manusia harus berkorban.
Contoh : setiap manusia wajib melaksanakan kewajiban nya mejalankan agama yang dipercayai nya, karena itu merupakan tanggung jawab dirinya terhadap Tuhan.
Manusia dan Kegelisahan
Manusia akan mengalami suatu kala dimana dia merasakan kegelisahan. Kegelisahan ini apabila terlalu lama berada dalam kegelisahan akan mengalami gangguan kejiwaan dan dengan kata lain dia tidak akan pernah merasa bahagia.
Akibat kegelisahan biasanya karena beberapa faktor-faktor yang terjadi dari lingkungan sekitarnya. Biasanya faktor yang sangat membuat orang gelisah adalah dari faktor ekonomi dan tidak banyak juga remaja yang mengalami kegelisahan karena Cinta atau persahabatan. Tapi tidak seharusnya kita terpuruk dalam kegelisahan tetapi kita harus tetap semangat menjalani hidup ini
Perasaan gelisahan (gelisah hati) terjadi pula akibat masalah moral. Nah,,,,, untuk mengatasinya dalam ajaran Islam, Manusia diperintahkan untuk meningkatkan Iman, Taqwa dan Amal saleh. Seperti yang difirmankan :
Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mondar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala; memandang jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya; duduk termenung sambil memegang kepalanya; duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara; dan lain-lain. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhwatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tecapai.
Sebab-sebab orang gelisah
Apabila kita kaji, sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, dari luar maupun dari dalam.
Contoh :
Bila ada suatu tanda bahaya (bahay banjir, gunung meletus, atau perampokan), orang tentu akan gelisah. Hal itu disebabkan karena bahay itu mengancam akan hilangnya beberapa hak orang sekaligus, misalnya hak hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan, hak kemerdekaan hidup, dan mungkin hak nama baik. Kalau misalnya, kentongan dipukul terus menerus dan disambung bersaut-sautan makin lama makin dekat, tentu orang-orang akan gelisah. Gerangan apakah yang akan terjadi ? Meskipun berita peristiwa belum ada, tetapi yang jelas itu merupakan tanda bahaya.
Usaha-usaha mengatasi kegelisahaan
Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus mulai dari kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berfikir tenang. Sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain.
Contohnya :
Dalam karya sastra Abdul Muis yang berjudul “Salah Asuhan”.
Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lenggang. Sehingga kata kesepian merasa sunyi atau lenggang, tidak berteman.
Contoh :
Pangeran sidharta, putra raja kapilawastu, meninggalkan istana, tempat kemewahan, keramaian dan ketidakpastian. Karena frustasi dengan keadan istana, maka ia meninggalkan meninggalkan istana pergi ketempat yang sepi, mencari hakekat hidup.
Ketidakpastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas.
Contoh ;
Ketidak pastian tentang lulus atau tidak dalam ujian sarjana yang sudah lama ditunggu-tunggu membuat orang gelisah.
Usaha-usaha mengatasi ketidakpastian
Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya. Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita. Andaikata penyebab sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke psikolog.
Minggu, 22 April 2012
PANDANGAN HIDUP
Pandangan Hidup
Sumber Pandangan Hidup
Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidup sendiri – sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Tak sedikit pula orang yang mempunyai pandangan hidup yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang yang lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia dalam kehidupan sehari hari.
Seperti yang ada di negara kita sekarang ini, semakin maraknya kasus terorisme. Masalah ini terjadi akibat kurang tepatnya pandangan suatu orang terhadap masalah kehidupan sehari – hari. Mereka manafsirkan atau mengartikan suatu ajaran secara sepotong – sepotong dan hanya berdasarkan pada satu atau dua sumber saja tidak melihat keadaan sekitar yang diperkirakan secara logika sehingga mendapatkan penjelasan yang kurang tepat.
Mereka berpandangan bahwa semua orang yang menentang atau memusuhi keyakinannya adalah musuh buat mereka dan itu harus dimusnahkan dari muka bumi ini untuk tersciptanya kehidupan yang aman dan sejahtera. Padahal kalau kita perhatikan sebenarnya pandangan mereka terhadap masalah tersebut adalah kurang tepat, bukan sewajarnya orang yang keliru itu disadarkan untuk kembali ke jalan yang lurus bukan malah ditiadakan atau dimusnahkan.
Tetapi pandangan seperti itu seperti sudah mendarah daging pada diri mereka dan orang – orang pengikutnya. Bahkan mereka menganggap kalau melakukan hal tersebut akan mendapat suatu pahala yang besar dan kalaupun mereka maninggal dalam menjalankan aksi mereka tersebut dianggap sebagai mati syahid. Padahal kalau diamati justru perbuatan yang mereka lakukan itu sangat merugikan orang lain, seperti menghilangkan nyawa orang lain pasti keluarga yang ditinggalkan itu akan menyimpan duka yang sangat mendalam dan bahkan sulit untuk dihilangkan. Banyak anak kecil yang kehilangan orang tuanya, para orang tua kehilangan lapangan pekerjaan, dan lain sebagainya.
Mereka juga tidak segan segan untuk menyebarkan ajarannya tersebut kepada orang – orang yang ada disekitarnya sehingga pengikut semakin banyak. Dan hal tersebut tidak akan berhenti sebelum apa yang mereka inginkan tercapai.
Seperti yang kita lihat sekarang ini, meskipun pimpinan gembong teroris sudah banyak yang tertangkap tetapi terorisme masih terus terjadi. Hal tersebut dikarenakan bahwa ajaran yang mereka ajarkan masih belum mati dan terus berjalan sehingga siapa saja bisa menerukan ajaran tersebut meskipun sang pemimpin telah tiada, karena mereka bisa membentuk kader – kader pemimpin baru.
Untuk masalah tersebut hal yang harus dibenahi sebeneranya adalah pandangan hidup pada pribadi masing masing orang tersebut. Kalau yaang dibasmi adalah pemimpinnya itu belum bisa menuntaskan permasalahan karena pengikutnya masih banyak dan hal itu sulit untuk ditelusuri satu persatu. Kalau pandangan hidup mereka sudah kembali ke jalan yang benar, tidak perlu lagi diperintah pun mereka akan menghentikan aksi aksi yang mereka jalankan sekarang ini dengan kesadaran probabadi.
Sumber Pandangan Hidup
Pandangan hidup banyak sekali macam dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri atas tiga macam.
- Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
- Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut.
- Pandangan hidup hasil renungan yakni pandangan hidup yang relative kebenarannya.
MANUSIA DAN KEADILAN
Manusia & Keadilan
1. KEADILAN
1. KEADILAN
Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Jika kita mengakui hak hidup kita,maka sebaliikknya kita wajib mempertahankan hidup dengan bekerja keras tanpa merugikan orang lain. Oleh karena itu keadilan pada pokoknya terletak pada keseimbangan atau keharmonisan antara menuntut hak, dan menjalankan kewajiban.
Berbicara tentang keadilan, anda tentu segera ingat akan dasar negara kita ialah pancasila yuang berbunyi:”Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Dan Bung Hatta nilai sila itu sebagai berikut: “Keadilan sosial adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur.
“sila Keadilan Sosial ini mengandung prinsip bahwa setiap orang di Indonesia akan mendapat perlakuan adil dalam bidang hukum, politik, ekonomi dan kebudayaan.”
Untuk mewujudkan keadilan sosial itu,perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yakni :
a. Pebuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
b. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menmghormati hak-hak orang lain
c. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
d. Sikap suka bekerja keras
e. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat
Keadilan dan ketidakadilan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan dan ketidakadilan setiap hari .oleh sebab itukeadilan dan ketidakadilan menimbulkan daya kreativitas manusia. Seperti halnya seni yang lahir dari ketidakadilan seperti seni drama, seni puisi , novel, musik, film, dsb
Pada hakikatnya keadilan-kadilan tercipta untuk mewujudkan masyarakat yang adil,sejahtera dan sentosa.
2. KEADILAN DAN KETIDAKADILAN
Setelah disinggung diatas,kadilan merupakan salah satu dari konsensus nasional kita karena merupakan bagian konheren dari kebudayaan kita.
Menurut Burhan M.Magenda:menunjukkan adanya dua sumber penyebab komitmen masyarakat kita yang begitu tinggi terhadap,diantaranya :
1) Sumber yang pertama, adalah tradisi kultural dari semua kebudayaan dan pemerintahan tradisional di Indonesia. Konsep keadilan yang tradisional tersebut boleh dikatakan bersifat normatif.seperti kisah pengalaman Erlangga.
2) Sumber yng kedua,dari komitmen masyarakat kita terhadap keadilan adalah pengalaman – pengalaman rakyat selama revolusi kemerdekaan dengan segala akibatnya.seperti zaman pendudukan jepang, sikap jepang yang merendahkan golongan bangsawan pribumi meyebabkan meluasnya ide tentang keadilan sosial secara nyata.
Masalah istilah keadilan itu sendiri, sampai sekarang sudah cukup banyak ahli yang menyikapinya. Celakanya,cara penyikapan mereka kadang- kadang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.
Ketidakadilan dalam suatu masyarakat seringkali tidak dibiarkan begitu saja oleh anggota-anggota masyarakat yang bersangkutan, banyak teori membuktikan kalau ktidakadialan merupakan akibat logis dari suatu sistem yang berlaku, baik ekonomi, sosial ataupun politik dalam masyarakat tetapi terdapat pula praktek ketidakadilan yang sering ditolak oleh anggota masyarakat dan ini bisa jadi merupakan nilai yang universal karna hampir semua orang telah mengikutinya.
3. KEJUJURAN
Jujur atau kejujuran berarti apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya.jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum.jujur berarti pula menepati janji,jadi seseorang yang tidak menepati niatnya berarti mendistai dirinya sendiri.
Belajarlah bersikap jujur, sebab kejujuran mewujudkan keadilan, sedang keadilan menuntut kemuliaan abadi. Jujur memberikan ketentraman hati,serta menyucikan.seperti sebuah ungkapan ini ”teguhlah pada kebenaran, sekalipun kejujuran dapat merugikanmu, serta jangan pula berdusta, walau dustamu dapt menguntungkanmu” atau “barang siapa berkata jujur serta bertindak sesuai dengan kenyataan” yang artinya orang itu berbuat benar, maka ia sungguh dapat sempurna.
Pada hakikatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi,kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban ,serta rasa takut terhadap kesalahan dan dosa.adapun kesadaran moral adalah kesadaran tentang diri kita sendiri karena kita melihat diri kita sendiri berhadapan dengan hal baik buruk.
Berbagai hal yang menyebabkan orang berbuat tidak jujur .mungkin karena tidak rela ,mungkin karena pengaruh lingkungan, karena sosial ekonomi, terpaksa ingin populer,karena sopan santun, dan untuk mendidik.
Ketidakjujuran sangat luas kawasanya, sesuai dengan luasnya kehidupan dan kebutuhan hidup manusia dan banyak sekali karya seni yang lahir dari kandungan peristiwa atau kasus ketidakjujuran.karena dengan mengkomunikasikan hal yang sebaliknya manusia akan terangsang untuk berbuat jujur.
4. KECURANGAN
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang dikatakan tidak sesuai dengan hati nuraninya.atau orsng itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan usaha.
Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat di sekelilingnya hidup menderita. Hal swmacam ini dalam istilah agama tidak diridhoi tuhan.
Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan. Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada 4 aspek yakni :
1) Aspek ekonomi
2) Aspek kebudayaan
3) Aspek peradapan
4) Aspek teknik
Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan dengan wajar maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum.
Dalam pewayangan soal baik-buruk ini diajukan tidak secara teori,juga tidak ditunjuk jelas apaskah yang menjadi ukuran baik, ajaran perwayangan ini terang sekali secara kongkrit. Dan kami katakan secara barat karena pikiran orang barat banyak benarnya dan suka kerpada yang abstrak, hal ini belaku secara umum.
Dalam tingkah laku yang kongkrit itu ternyata sulit untuk membedakan mana tingkah laku yang baik dan manalagi yang sebaliknya.pada bahasa jawa ada ungkapan”becik ketitik,ala ketara” artinya yang baik akan nampak,yang buruk akan nyata juga.
Dan pertunjukan wayang dalam ceritera-ceriteranya itu sudah tua sekali dan pada waktu itu masih zaman feodal. Seorang yang dianggap baik ialah raja. Raja tidak dapat keliru, serba benar dan serba baik.
5. PEMULIHAN NAMA BAIK
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup nama baik adalah nama yang tidaktercela. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. Lebih – lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/ tetangga disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya.
Ada peribahasa yang berbunyi”Daripada berputih mata lebih baik berputih tulang” artinyan orang lebih baik mati dariapada malu.betapa besar nilai nama baik itu sehingga nyawa taruhannya.
Tingkah laku atau perbuatan yang baik edengan nama baik itu pada hakikatnya sesuai dengan kodrat manusia, yaitu :
1) Manusia menurut sifat dasarnya adalah makhluk morala
2) Ada atuaran –aturan yang berdiri sendiri yang harus dipatuhi oleh manusia.
Pada hakikatnya ,pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya;bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran modal atau tidak sesuai dengan akhlak.
Oleh karena itu ,tingkah laku dan perbuatan manusia harus disesuaikan dengan penciptaannya sebagai manusia .untuk itu orang harus bertingkah laku dan berbuat sesuai dengan akhlak yang baik
Untuk memulihkan nama baik ,manusia harus bertobat atau meminta maaf ,tobat dan minta maaf tidak hanya di bibir,melainkan harus bertingkah laku sopan ,ramah, berbuat budi darma hidup yang perlu ditolong dengan tanpa pamrih.
6. PEMBALASAN
Pembalasan adalh suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, dan tingkah laku yang seimbang.
Seperti dalam sebuah film “nasib si miskin” tokoh iwan ditolong oleh yus. Pada waktu yus sakit, iwan merawat dan membelikan obat, bahkan menganggapnya seperti kaskak sendiri. Pembalasan tersebut merupakan pembalasan yang positif dan merupakan tindakan yang sesuai dengan jasanya.
Dalam Al-Qur’an pun terdapat ayat-ayat yang menyatakan, bahwa tuhan, mengadakan pembalasan. Bagi orang yang bertaqwa kepada tuhan akan diberikan pembalasan dan bagi yang mengingkariperinytah tuhan pun akan diberi balasan yang seimbang yaitu siksaan di neraka.
Pada dasarnya, manusia dalah makhluk moral dan makhluk sosial. Dalam bergaul, manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakikatnya adalah perbuatan yang melanggar atau memperkosa hak dan kewajiban manusia lain.
Oleh karena itu manusia harus berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu karena mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.
7. MANUSIA DAN KEADILAN
Lain halnya dengan penderitaan, keadilan ini ternyata selalu menjadi dambaan setiap manusia. Seperti sebuah pribahasa “raja adil raja disembah, raja lalim raja disangga”. Dan keadilan bukan hanya didambakan, namun juga diagungkan.
Ditegaskan dalam Undang-Undang Dasar 1945, alinea ke empat, bahwa tujuan perjuangan dan pembangunan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pastilah masalah keadilan sosial akan terus dicari dan diperjuangkan manusia sampai kapan pun;sebab masalah keadilan hakikatnya adalah masalah “kemanusiaan”. Bukan sekedar menyangkut ,melainkan justru asasi kemanusiaan.
Keadilan menentukan harkat dan martabat manusia,s ebab masalah keadilan selalu berhubungan dengan masalah hak.manusia tidak hanya wajib menuntut saja, namun wajib menciptakan dan menegakkan.
Socrates pernah merumuskan tentang keadilan, yaitu apabila pemerintah dengan rakyatnya terdapat saling pengertian yang baikitulah adil dan keadilan. Tegasnya keadilan itu tercipta bilamana setiap warga sudah dapat merasakan bahwa pihak pemerintah (semua pejabat) sudah dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. (M. Habib Mustopo, 1983).
Ukuran keadilan ditentukan oleh soal hak dan kewajiban atau tanggung jawab. Hak adalah sesuatu yang menjadi milik kita atau harus diterima seseorang setelah orang bersangkutan melaksanakan kewajiban yang menjadi tugasnya. Kewajiban atau tugas ialah pekerjaan yang harus dilakasanakan oleh seseorang sesuai dengan profesi atau jabatannya.
Oleh WJS Poerwadarminta dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia mengartiakan kata adil dengan tidak berat sebelah atau tidak memihak .dengan demikian tidaklah terlalu meleset jauh apabila keadilan kita artikan dengan keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Berbuat adil berarti menghargai atau menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Berbuat tidak adil berarti menginjak-injak harga dan martabat manusia. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, surat An-Nisa’ ayat 135, artinya demikian: “ Wahai orang-orang yang beriman jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu.”
Kamis, 05 April 2012
Keindahan
Keindahan berasal dari kata 'Indah'. Indah itu meruakan sesuatu yang enak dipandang, cantik, bagus.Keindahan dapat kita rasakan salah satunya dengan melihat pemandangan alam yang bagus.Seperti pantai, pegunungan, pedesaan, lautan, air terjun dan lain lain.Selain itu, keindahan dapat kita temukan dari seseorang yang kita sayang, entah itu keluarga, sahabat, dan juga pasangan hidup kita.
Khusus untuk pasangan hidup atau pacar, kita dapat melihat keindahan nya dari akal budi, tingkah laku nya, dari hatinya yang tulus mencintai kita,Dari segi fisik, keindahan dapat dilihat dari wajahnya yang cantik menarik atau tampan rupawan, tubuhnya yang proporsional atau sexy.
Khusus untuk pasangan hidup atau pacar, kita dapat melihat keindahan nya dari akal budi, tingkah laku nya, dari hatinya yang tulus mencintai kita,Dari segi fisik, keindahan dapat dilihat dari wajahnya yang cantik menarik atau tampan rupawan, tubuhnya yang proporsional atau sexy.
Sifat dan ciri seseorang yang dianggap "elok", apakah secara individu atau dengan konsensus masyarakat, sering didasarkan pada beberapa kombinasi dari Inner Beauty (keelokan yang ada di dalam), yang meliputi faktor-faktor psikologis seperti kepribadian, kecerdasan, keanggunan, kesopanan, kharisma, integritas, dan kesesuaian, dan Outer Beauty (keelokan yang ada di luar), yaitu daya tarik fisik yang meliputi faktor fisik, seperti kesehatan, kemudaan, simetri wajah, dan struktur kulit wajah.
Standar kecantikan/ketampanan selalu berkembang, berdasarkan apa yang dianggap suatu budaya tertentu sebagai berharga. Lukisan sejarah memperlihatkan berbagai standar yang berbeda untuk keelokan manusia. Namun manusia yang relatif muda, dengan kulit halus, tubuh proporsional, dan fitur biasa, secara tradisional dianggap paling elok sepanjang sejarah.
Singkatnya 'Keindahan itu merupakan suatu anugerah Tuhan dalam bentuk kepuasan hati, perasaan senang seorang manusia, yang dilimpahkanNya kepada setiap umat agar dapat mensyukuri nikmat yang telah diberikanNya.
Langganan:
Postingan (Atom)